BLACK PANTHER: SI JURAGAN VIBRANIUM

Kemunculannya di Captain America: Civil War, sempat bikin penasaran sama karakter kulit hitam pertama di Marvel, Mengingat banyak yang ga familiar sama superhero yang satu ini. Karna ketutupan sama auranya superhero Avengers. Padahal Marvel punya ribuan tokoh superhero, jadi Black Panther ini adalah salah 1 dari sekian banyak superhero yang mereka miliki.

Sebelum kita melangkah untuk nyeritain filmnya, ada baiknya kita tau dulu kenapa ada karakter superhero Black Panther di komik Marvel ini.

Pengarang komik superhero Marvel, Stan Lee dan Jack Kirby nyiptain Black Panther di tahun 1966. Mereka pengen nyiptain karakter kulit hitam karna waktu itu masih kencang isu rasisme buat orang kulit hitam. Makanya dibuat karakter superhero untuk menentang isu tersebut. Terlahirlah Black Panther seorang pemimpin Kerajaan Wakanda yang kaya raya di Benua Afrika sana.

Jalan Cerita Film Black Panther

Sedikit banyak, kisah Black Panther bersingunggungan sama Civil War tahun lalu. Dimana Ayahnya  T’Chala, T’Chaka tewas akibat bom yang meledak dikonferensi yang sedang dihadarinya. Sesuai dengan tradisi dan adat Kerajaan (Negara) Wakanda, maka penerus tahta kerajaan Wakanda akan dipegang oleh putra sulung sang Raja, T’Chala.

t'challa, nakia, shuri

via tabloidbintang.com

Namun ternyata di awal masa kepemimpinannya itu, T’Chala masih belum siap 100%. Karna dia masih belum bisa move on dari kematian ayahnya. Untuk itu T’Chala sekuat tenaga mempertahankan kerajaan Wakanda yang terancam diserang oleh “maling” vibranium Ulysses Klaue (Andy Serkis).

Tentu aja Klaue ga serta merta bisa masuk ke Wakanda, dong. Secara Wakanda itu sebetulnya Kerajaan yang terselubung dan dilindungi semacam hutan sebagai kamuflase dari dunia luar. Jadi tentu aja Klaue dibantu sama “orang dalam”. Klaue dibantu seseorang dengan nama alias Killmonger, dia jadi villain paling manusiawi yang ada di Marvel Cinematics Universe, menurut gue.

YANG GOKIL di BLACK PANTHER

Girl Power!!

Ini untuk pertama kalinya gue ngeliat sebuah komposisi pemeran utama dan pemeran pembantu yang porsinya hampir setara. Terlebih lagi T’Chala dikelilingi perempuan-perempuan tangguh di sekitarnya.

girl power!!

via tirto.id

Mulai dari Okoye, Jendral Perang Kerajaan Wakanda yang punya pasukan perempuan jago mainin tombak. Terus ada Shuri yang gaya paling gaul di antara perempuan Wakanda lainnya. Kemungkinan karna dia yang “disekolahin” di luar Wakanda bikin pergaulan dia makin luas.

Nakia, Sang Mantan yang bikin T’Chala gagal move on. Punya jiwa sosial yang tinggi dan nasionalis banget orangnya. Terakhir tentu aja, Bunda Ratu Ramonda yang punya hati selembut salju (emang tipikal ratu kaya gini kali, ya?)

Semoga tulisan soal girl power ini ga bikin para aktivis feminisme jadi salah tangkap. Maksud gue cuman mau memuji kalo karakter perempuan di Black Panther ini punya peran penting gitu.

T’Challa > Tony Stark

Satu fakta yang ga bisa disangkal adalah T’Challa (sampai saat ini) adalah orang terkaya di Marvel Cinematics Universe. Dia berhasil mengalahkan Tony Stark dalam hal kekayaan sejauh ini. Meskipun ga ada angka yang pasti, tapi dari kemampuan Kerajaan Wakanda nyediain teknologi untuk rakyatnya aja udah keliatan, kok.

Secara Wakanda adalah negeri paling sejahtera se-MCU. So, Tony Stark harus rela mengakui (meskipun dia manusia paling ga mau mengakui kekalahan) kalo dirinya kalah dalam hal kekayaan karna adanya T’Challa.

Kalian bisa liat teknologi yang ada di Wakanda di film Black Panther ini secara lebih detail. Gue yakin kalian yang liat pada ngiri sama raja yang satu ini.

Villain Yang Manusiawi

Seperti yang gue bilang, Killmonger ini villain paling manusiawi di antara villain Marvel yang pernah gue temuin. Bukan sekadar musuh yang ujug-ujug  datang ke bumi terus ngehancurin kota dan pengen nguasain Bumi seenak udelnya gitu.

killmonger

via variety.com

Killmonger punya alasan kenapa dia jadi jahat. Film Black Panther mencoba menggali kenapa sih seorang manusia bisa secara egois ngelakuin kejahatan buat balas dendam. Semua hal yang dilakuin Killmonger hari itu, alasannya adalah akumulasi dari keegoisan orang lain di masa lalu. Ajegile dalem banget filosofinya!

Isu Keberagaman

Yang gue suka dari Black Panther ada kental akan isu keberagaman yang dibawanya. Meskipun ga secara tersirat dibawain tapi gue yakin semua yang nonton pasti ngerasa. Bahwa semua orang, entah warna kulitnya apapun berhak punya kesempatan yang sama. Termasuk kesempatan untuk jadi bintang film. Black Panther ngebuktiin hal itu. Hampir 90% pemerannya adalah orang kulit hitam. Bahkan sutradar, producernya juga orang kulit hitam. Goks!

black panther movie cast

via screenrant.com

Banyak tanggapan positif mengenai isu keberagaman yang dibawain sama film ini. Black Panther bakal jadi pertanda baik buat industri perfilman Hollywood. Selama ini Hollywood selalu diisukan rasis karna jarang menggunakan aktor/aktris kulit hitam sebagai pemeran utamanya.

Dalam hal yang 1 ini, kita harus mengakui Marvel lebih unggul daripada DC. Mengingat DC masih menjadikan orang kulit hitam sebagai sidekick, bukan tokoh utama macam Black Panther. Ingat Cyborg?

YANG JELEK di BLACK PANTHER

Ga Terlalu “Marvel”

Menurut gue Black Panther ini serius banget. Rasanya komedi ala Marvel disini bisa dibilang minimalis. Mungkin karna T’Chala ini raja, jadi ga bisa dibanyakin becanda. Wibawanya harus keliatan dan ga bisa bertingkah konyol selayaknya Spiderman ataupun Deadpool.

Justru ini yang menurut gue bikin Black Panther kurang menarik. T’Chala jadi kurang dinamis dan kesannya ga bisa diajak becanda. Hidup T’Chala di Wakanda itu kaya ga ada bahagia-bahagianya gitu. Padahal dia itu juragan vibranium! Juragan lho! Cuman adenya yang bisa bikin T’Chala senyum karna ulahnya yang kadang-kadang konyol.

Kesimpulan

Setelah panjang lebar yang bisa gue simpulkan adalah Black Panther salah satu film yang wajib banget kalian tonton! Karna hampir semua review film Black Panther yang gue baca menyarankan hal yang sama. Kali ini gue satu suara sama mereka yang muji-muji film ini.

Black Panther baik dalam hal penyajian, isi cerita sampai ke unsur politiknya adalah salah satu film terbaik yang pernah dibuat sama Marvel. Gue rasa, karna Black Panther muncul, DC mau ga mau harus cepet-cepet punya pesaing yang kaya gini juga. Biar ga kalah saing secara tontonan. Dan tentu aja biar ga dibilang “rasis” sama kritikus ehehehe.

WAKANDA FOREVA!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: