CAPTAIN MARVEL

Akhirnya perjalanan Marvel’s Cinematics Universe di tahun 2019 kembali dilanjutkan ketika Captain Marvel dirilis ke bioskop beberapa hari yang lalu. Dilan 1991 yang sebelumnya begitu mendominasi, dikabarkan langsung anjlok jumlah penontonnya ketika heroine yang satu ini nongol. Saking kangennya kami, sama kelanjutan kisah setelah jentikan jari Thanos melenyapkan 50% populasi Bumi.

review captain marvel

Captain Marvel mengisahkan seorang wanita bernama Vers (Brie Larson) yang tinggal di planet berdiamnya bangsa Kree. Dilatih oleh komandan pasukan Star Force bernama Yon Rogg (Jude Law), Vers menjadi salah satu infantri terkuat Star Force. Padahal selain Vers, masih ada Min Erva (Gemma Chan), Captain Atlas (Algenis Perez Soto) dan juga Bron Char (Rune Temte).

Dengan latar belakang tahun 1996, kita bisa ngeliat Nick Fury (Samuel L Jackson) sewaktu masih muda, beserta suksesornya di S.H.I.E.L.D. saat masih muda, Agen Phil Coulson (Clark Gregg). Kalo kalian nonton series Agents Of S.H.I.E.L.D. pasti akan kenal lebih dekat dengan Agent Coulson ini dan akan tau kenapa gue bilang dia suksesornya Nick. Baru di film Captain Marvel gue bisa ngeliat Nick yang muncul dengan durasi yang cukup lama. Kalo dibandingkan dengan film-film sebelumnya, dia ga pernah muncul dengan durasi yang panjang kayak gini.

REVIEW CAPTAIN MARVEL

Awalnya dibuat bingung dengan asal usul Vers ini sebenarnya seperti apa. Gue yakin kalo skip beberapa menit aja nonton film ini, pasti bingung ngikutin adegan berikutnya. Karna rentetan adegannya itu rumit banget. Kita dibawa kemana-mana dan menebak-nebak sendiri siapa sebenarnya si Vers ini.

Rentang yang jauh antara timeline Captain Marvel dengan Captain America The First Avenger, bikin Carol Danvers akhirnya harus jadi solo fighter menghadapi musuh-musuhnya. Di satu sisi pengen nunjukkin girl power banget, tapi di sisi lain justru bikin Captain Marvel ga dikenal sama para Avengers. Kan lucu ya?

review film captain marvel

via ign.com

Adegan berantemnya masih terlihat kurang luwes dan cenderung kaku. Kurang greget aja rasanya ngeliat Carol ngebanting musuhnya dengan gerakan-gerakan yang agak santai. Mungkin karna keliatannya kurang ekspresif aja kali, ya. Beberapa kali gue liat Brie kurang bisa senyum dan malah cendrung tanpa ekspresi gitu.

Apa mungkin karna dia mantan angkatan udara? Jadi terbiasa untuk pasang tampang serius mulu di setiap saat?

Yang paling jelek di Captain Marvel menurut gue adalah pemilihan soundtrack-nya. Baru kali ini adegan berantem yang seharusnya terlihat keren dan menegangkan justru jadi anti-klimak gara-gara pengen keliatan vintage. Jelek banget! Mungkin pengen niru Deadpool yang bisa sukses membangun atmosfir berantem dengan musik-musik jadul.

Gue jadi ngebandingin Captain Marvel dan Wonderwoman jadinya. Ketika Wonderwoman nahan serangan peluru dari tentara perang pake tamengnya, dikasih soundtrack yang bener-bener epic dan bisa menggambarkan perjuangan seorang heroine melawan kejahatan.

Yang jadi pembeda dari Captain Marvel adalah kucing bernama Goose yang jadi satu-satunya pemain non manusia di film ini. Setau gue ini pertama kalinya Marvel beneran masukin hewan di dalam filmnya. Selama ini, cuman sebagai kedok ketika jadi Superhero aja (Spiderman dan Black Panther).

CAPTAIN MARVEL BAGUS?

Jujur menurut gue biasa aja. Kurang meninggalkan kesan di kepala penonton. Tapi, biasanya Marvel emang kelakuannya kayak gini. Film yang sifatnya intro kayak gini, selalu keliatannya biasa aja. Dulu Spiderman Home Coming juga kayak gitu. Mungkin biar hype Avengers End Game tetap terjaga sampe rilis ke bioskop.

carol danvers, captain marvel

via cinemacap.com

Kalo pengen nonton ya monggo. Mungkin kalian pengen tau gimana sejarahnya Nick Fury bisa kehilangan matanya? Atau pengen tau gimana Avengers bisa terbentuk? Di Captain Marvel semuanya ada. Di sini after credit scene-nya ada 2, ya teman-teman! Jadi kalo ga mau kelewatan bertahan sebentar di dalam studio ya.

Dan 1 pertanyaan yang mengganjal: CAPTAIN MARVEL ITU SIAPA?

Ga pengen ketinggalan review film lainnya di blog review film favoritmu ini? Gampang banget caranya:

  1. Bookmark blog ini di hp/laptop kalian biar kalian bisa cek setiap saat.
  2. Ikuti akun media sosial gue di twitter @perangkaiabjad akun itu kalian ga cuma dapet pembaruan soal film aja, tapi juga berbagai macam hal lainnya. Insya allah diikuti balik.
  3. Ikuti akun media sosial gue lainnya di instagram @radrambo di situ feedsnya emang ga bagus, tapi kalian bisa ikuti voting yang biasa gue pos kalo mau ngereview film yang akan gue tonton selanjutnya. Biasanya di insta story.
  4. Berlangganan via surel untuk situs ini, kalian tinggal tulis aja email kalian di kolom yang tersedia. Nanti kalo ada tulisan review film terbaru, akan ada notifikasi ke surel kalian langsung! Keren ga tuh?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: