CENTRAL INTELLIGENCE: SEMUA BERAWAL DARI BULLYING

Sekilas dari judulnya Central Intelligence akan bercerita tentang film mata-mata pada umumnya. Tapi setelah nonton filmnya sampai habis, kita akan tau film ini punya pesan moral yang dalam banget.

review film central intelligence

via india-forums.com

Lagi-lagi kali ini gue nonton film hasil rekomendasi dari temen-temen di instagram. Setelah bikin vote untuk film Blockers atau Centra Intelligence, akhirnya lebih banyak yang nyuruh untuk nonton ini. Kebetulan emang belum nonton filmnya juga. Lumayan sekalian nambahin referensi film.

REVIEW FILM CENTRAL INTELLIGENCE

Yang bikin menarik dari film ini adalah pemain utamanya 2 orang yang belum pernah bertindak jadi seorang agen rahasia. Dwayne Johnson dan Kevin Hart, terutama Kevin yang sebetulnya adalah seorang stand up comedian. Meskipun gue udah pernah liat aksi Kevin di filmnya Jackie Chan berjudul Rush Hour, tapi kombinasi 2 orang ini cukup unik menurut gue.

review film central intelligence

via variety.com

Pegulat dengan badan kekar ditemani seorang berbadan ceking yang tingginya hanya sebahu The Rock aja. Ditambah tingkah lucu Kevin di film ini, bikin Central Intelligence jadi salah satu tontonan mengasyikkan.

Celvin Joyner (Kevin Hart) adalah seorang bintang SMA yang paling terkenal di sekolahnya waktu itu. Kejadian tak terduga di malam perpisahan sekolah SMA-nya bikin Joyner berteman sama Bob Stone (Dwayne Johnson) jadi temenan. Ketika itu Bob adalah orang gendut yang selalu jadi bahan bully-an temannya 1 sekolah.

Cuma Joyner dan pacarnya yang ngetawain Bob waktu sekolah, meskipun dia juga ga temenan akrab. Lebih ke sifat ga tegaan ngeliat orang digituin aja, sih. Sampai akhirnya 10 tahun kemudian mereka berdua “ketemu” di jejaring facebook  dan janjian buat kopdar setelah Joyner pulang kerja.

Dari sinilah Joyner mulai terseret ke dalam masalah yang lebih besar. Awalnya Jet (panggilan kerennya si Joyner) ga ngira kalo ternyata dibalik pertemuannya dengan Bob justru bikin dia terlibat ke dalam sebuah lingkaran setan.

Ngeliat duet kocak keduanya pasti bakalan ngebandingin sama duet Channing Tatum-Jonah Hill di 21 Jump Street trilogy. Yang ngebedain di sini cuman alur ceritanya doang, kok. Kocaknya menurut gue kurang lebih aja, sih. Wong 2 pasangan ini sama-sama ada pelawaknya juga.

PESAN MORAL YANG BAGUS

Yang bikin Central Intelligence tidak sekadar bagus dari sisi komedi adalah karena film ini punya pesan moral. Terutama persoalan bullying. Kita semua tau kalo ada bullying adalah salah satu masalah sosial yang sering banget ga keliatan karena si korban biasanya ga kuasa untuk ngasih tau ke orang lain.

kevin hart, central intelligence

via michael84.co.uk

Bullying bikin korban menjadi ga percaya diri dihadapan orang lain, terutama sama pem-bully-nya. Bullying selalu membuat korbannya jadi orang lain di hadapan orang banyak. Yang paling parah adalah, ga ada orang yang berani untuk support korban bullying karena takut ikut-ikutan diejek sama yang lain.

Central Intelligence mengajarkan bahwa bullying adalah masalah serius. Banyak yang ga bisa bangkit hanya karena dulunya jadi korban bully. Tapi Robbie Wheirdichtt membuktikan kalo dia berhasil bangkit dan jadi orang yang sukses!

Ga cuman itu, Robert juga berhasil jadi dirinya sendiri setelah hampir 20 tahun terkungkung dalam bayang-bayang menjadi pem-bully-nya. Central Intelligence ngajak kita semua yang pernah jadi korban bully untuk bangkit dan jadi orang lebih percaya diri. Lebih daripada itu, kita diajak untuk tetap menjadi diri sendiri dalam keadaan apapun.

* * *

Kalo ga pengen ketinggalan info review film terbaru yang lagi tayang di bioskop, langsung bookmark aja blog review film favoritmu, ya! Kasih tau ke temen-temen kalian juga kalo ada blog review film yang wajib mereka datangin sebelum mereka pengen nonton film di bioskop.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: