Deadpool: SADISTICALLY FUN!

Deadpool ini kata orang-orang di twitter itu sadis tapi lucu. Saya penasaran selucu dan sesadis apa sih film Deadpool? Setelah nonton filmnya: Ini sih terlalu lucu untuk film sadis!

Sebenarnya bukan hari yang bagus untuk menonton film di Banjarmasin kalo hari Sabtu. Bukan karena saya belum punya pacar, tapi karna harga tiketnya yang ga kira-kira kalo udah weekend dan hari libur nasional. FYI, di Banjarmasin harga tiket nonton di hari biasa (Senin-Kamis) 45 ribu rupiah. Sementara untuk hari Jumat 50 ribu dan untuk Sabtu dan hari libur nasional 60 ribu. Ga ada tuh hari nomat (nonton hemat) di sini.

Oke itu tadi curhat karena lagi bokek aja sebenernya. Tapi walaupun ga bokek tetep males juga nonton kalo tiketnya harga segitu. Ngapain? Iya kalo filmnya bagus, kalo ga? Rugi, men! Mending nraktir cewe makan deh daripada dibawa nonton film doang, hahaha.

Itu curhat lagi. Udah terlanjur kesel, sih! Gimana mau ngehargain film Indonesia kalo kami (penonton) harus ‘dicekik’ dengan harga tiket yang mahal buat nontonnya?

Udah puas curhatnya? Iya udah.

Jadi gini, Deadpool ini kata orang-orang di twitter itu sadis tapi lucu. Saya penasaran selucu dan sesadis apa sih film ini. Setelah nonton filmnya : Ini sih terlalu lucu untuk film sadis! Lucunya kebangetan ini, mah hahaha.

Menurut gue Deadpool adalah anti-hero paling geblek yang pernah ditonton. Apa aja dinyinyirin sama dia. Sarap ni orang! Dari franchise-nya sendiri sampai ke Liam Neeson dibikin lawakan. Kalo ga sering nonton film, bisa jadi kalian ga ngakak dibeberapa jokesnya.

review film deadpool

via comicbookreview.com

Soal sadis jangan ditanya. Itulah kenapa Deadpool dikhususkan untuk orang dewasa. Adegan sadis dan percakapannya yang vulgar ga layak ditonton oleh anak-anak. Buat yang ga suka ngeliat darah mending ga usah nonton deh.

Walaupun kata temen ada beberapa adegan yang disensor, tapi tetep ga mengurangi keseruan menonton film ini. Bahkan gue rasa durasinya terlalu pendek. Mungkin karena terlalu menikmati sampai tidak sadar sudah 2 jam kami (iya kami, saya nontonnya ber 5, ga sendirian) ngakak.

Kalian jangan berharap melihat jagoan berwibawa dan berkharisma macam Captain America atau Batman di sini. Ga ada yang kaya gitu. Deadpool itu kebalikan dari semua superhero yang pernah kalian tonton. Makanya dinamain anti-hero. Semacam Wiro Sableng tapi versi Marvel lah, hahaha.

Gue rasa Rian Reynolds puas melihat aktingnya di Deadpool ini. Karena sebelumnya dia bermain di Green Lantern ga bagus-bagus amat. Dan udah lama juga, orang-orang pasti ga ngeh kalo dia pernah main film itu.

Tapi sayangnya aksi superhero vs villain-nya kurang maksimal. Sebagai penyuka film action, buat saya, adegan berantemnya Deadpool justru kurang banyak mengingat superhero jago bela diri dan kesannya cuman ngandalin efek ledakan yang besar.

Yang menarik dari film ini adalah adanya si cantik Morena Baccarin. Buat yang pernah nonton series TV yang judulnya “Gotham” dia adalah pacarnya Jim Gordon, Leslie Thompkins. Walaupun dia ga banyak dapat scene, tapi ampuh kok bikin Deadpool ga ‘gersang-gersang’ amat keliatannya.

Sedikit kritik dan juga saran untuk pengelola bioskop di Banjarmasin :

Karena film Marvel ini agak beda dari film yang lain. Mereka selalu membuat adegan setelah credit title. Atau istilah kerennya : after credit. Biasanya di after credit ini diinformasikan tentang film Marvel berikutnya atau sekadar cuplikan adegan filmnya.

Di Deadpool sebenarnya ada after credit. Namun lampu bioskop keburu dinyalakan sesaat setelah credit title muncul. Banyak penonton yang melewatkan after credit ini. Ya meskipun tidak terlalu penting, setidaknya bapak/ibu pengelola bioskop memperhatikan hal detail ini.

Saya dan 4 teman saya yang keluar paling akhir dari studio karena ingin melihat after creditnya harus kuat nahan malu karena diliatin sama mba-mba dan mas-mas karyawannya. Padahal after credit itu masih termasuk ke dalam bagian akhir filmnya.

Jadi saya mewakili para penggemar film, khususnya buatan Marvel, meminta agar bapak/ibu pengelola memperhatikan film-film yang akan diputar. Ini hal kecil tapi kami sangat menghargai bapak/ibu apabila tidak menyalakan lampu sampai after credit muncul.

Jangan maunya cuma nerima duit aja tapi kritik dan saran kami cuma dianggap angin lalu.

Satu lagi, untuk para orang tua. Harap perhatikan rating film sebelum nonton. Walaupun Deadpool ini film superhero, tapi rating filmnya dewasa. Jadi, buat orang tua yang pengen ngajakin anaknya nonton Deadpool, mending ga usah. Deadpool bukan superhero yang pantas jadi teladan anak-anak. Cerdas sedikit milih tontonan buat anak-anaknya.

Overall Deadpool is SADISTICALLY FUN!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: