Filosofi Kopi

Filosofi Kopi menceritakan pershabatan 2 orang Ben (Chiko Jericho) dan Jodhi (Rio Dewanto) dalam berjuang mempertahankan eksistensi kedai kopi bernama “Filosofi Kopi“. Kita akan melihat perdebatan 2 orang ini hampir disepanjang film. Ben yang terlalu idealis berlawanan dengan Jodhi yang sangat bussiness oriented.

Ceritanya Filosofi Kopi udah terkenal di Jakarta. Kemudian dalam perjalanannya 2 orang ini ditantang oleh seseorang untuk membuat racikan kopi terbaik di dunia. Jika berhasil akan diberi hadiah. Selain 2 orang itu kita juga akan melihat El (Julie Estelle) beradu akting. Apakah peran El disini? Nonton aja filmnya hahaha. 

Dialog di Filosofi Kopi seolah-olah mengalir secara natural. Terkadang serius namun diantaranya terselip komedi-komedi ringan. Jadi nontonnnya ga tegang-tegang amat. Temen saya ngakak banget ngeliat kelakuan Ben kalo udah mulai ngelakuin hal nyeleneh abis diomelin Jodhi.

Filosofi Kopi film yang cocok untuk mereka yang sudah pernah baca novelnya untuk bisa memvisualkan sosok yang ada di novel. Saya sendiri belum membaca novelnya hehehe tapi saya yakin filmnya akan sebagus novelnya. Adegan favorit saya : waktu si El nulis sesuatu di lobby penginapan. Cantik banget itu sumpah hahaha.

filosofi kopi

Obsesi Ben terhadap kopi di Filosofi Kopi bisa tergambar dengan baik oleh Chiko. Gimana menggebu-gebunya dia ketika harus beradu argumen antara mempertahankan idealismenya soal kopi atau mencari keuntungan bersama Jodhi.

Kemunculan El yang gue kira bakal bikin film ini jadi romantis ternyata salah. El justru jadi semacam katalisator Ben untuk ga cepet puas sama apa yang dia hasilkan. Karna menurut El kopi bikinan Ben justr ga enak-enak banget. Nah lo!

Cerita di film ini akan berkutat di 3 tokoh tadi. Meskipun begitu ada banyak artis pendukung yang ga kalah kece. Hampir rata-rata pemeran pendukungnya artis yang udah malang melintang di dunia film. Gue bingung aja gimana caranya nyatuin mereka dalam 1 film kaya gitu. Si Angga Dwimas Sasongko (Sutradaranya) jago nih ngelobbynya hahaha.

Selain ngangkat novel jadi film, gue rasa Filosofi Kopi juga punya misi rahasia. Ada banyak jenis kopi lokal yang bermunculan di film ini. Gue rasa sih sekalian kampanye produk lokal biar makin terkenal di masyarakat. Sebuah kampanye jitu karna menurut gue justru dengan kaya gini masyarakat bisa lebih antusias untuk tau dan mungkin langsung nyobain kopinya sepulang nonton film.

Filosofi Kopi cocok untuk ditonton bersama keluarga. Adegannya santai dan ga terlalu serius juga, jadi bisa bawa anak-anak (bukan bayi) untuk nonton dengan tenang. Sekalian ngajarin anak buat tau kalo Indonesia itu salah satu penghasil kopi terbesar di dunia.

Selalu ingat untuk bookmark blog ini, karna untuk setiap review film yang akan kalian tonton, akan tersedia di sini. Sebarin juga artikel yang kalian suka ke temen-temen kalian, biar mereka juga tau kalo ada blog review film baru yang beda daripada blog lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: