Interstellar

Seingat gue ketika nonton film Interstellar ini pas masih kuliah, deh. Entah kenapa waktu itu pengen nonton yang ini. Padahal gue cukup trauma sama film sci-fi kaya gini. Karna dulu pernah nonton film sci-fi yang jueleknya minta ampun! Saking jeleknya gue sampe lupa judulnya apa. Males ngingat-ngingat hal pahit kaya gitu.

Karna pengalaman itulah gue terlalu berekspektasi ketika nonton film ini. Gue berharapnya cuma bisa nonton film yang ga sejelek kemaren. Itu aja.

interstellar

Latar Interstellar nyeritain kalo di masa depan Bumi bakal gersang dan dunia punya masalah kritis soal bahan makanan. Untuk itu ilmuwan meneliti tanaman apa aja yang bisa bertahan hidup di masa depan. Cooper (Matthew McConaughe) seorang mantan pilot penerbang ga sengaja nemuin lab rahasia punya NASA.

Dia dapat koordinat lab itu dari “hantu” yang ada di rumahnya. Kemudian dia rekrut buat jadi astronot untuk sebuah ekspedisi ke luar angkasa bersama dengan beberapa teman lainnya. Dan ternyata terjadi sesuatu sama pesawat luar angkasa mereka.

Keliatannya mirip film Armageddon, tapi ga begitu kalo Christoper Nolan yang bikin film. Dari awal film ini diajakin muter dulu sama dia. Penonton diajakin nonton adegan ngobrol yang banyak dari awal sampai hampir separo film. Tentu aja, ngobrolnya ga sekadar omong kosong, tapi juga ada fakta-fakta ilmiah yang diungkapkan di Interstellar ini.

Bukan Nolan namanya kalo ga bisa ngasih kejutan sama penonton filmnya. Film yang awalnya membosankan ini pelan-pelan jadi sesuatu yang ga kepikiran sama sekali. 169 menit bener-bener dimanfaatin Nolan dengan baik untuk bikin film yang mind blowing kaya Interstellar.

Meskipun hampir didominasi sama percakapan membosankan (karna terlalu ilmiah), tapi film ini tetep punya unsur komedinya juga. Mungkin Nolan tau kalo ga semua penontonnya suka sama pelajaran fisika. Termasuk gue tentu saja. Makanya ada selipan becandaan ala Nolan di film ini.

Interstellar adalah salah satu dari sekian banyak karya Nolan yang wajib banget kalian tonton. Gue jadi pengagum dia semenjak nonton Inception. Walaupun sebetulnya gue udah nonton film-filmnya yang lain kaya The Dark Knight, The Prestige. Tapi gue masih belum tau kalo itu bikinan Christopher Nolan juga.

christopher nolan

Buat orang yang terlalu realistis, film ini gue rasa sih kurang cocok buat ditonton, ya. Karna emang terlalu absurd untuk diikutin secara logika. Tapi ya kita bisa buat apa? Namanya juga film fiksi ilmiah, udah jelas fiksi jadi ga bisa dipaksakan untuk ngikut logika.

Santai aja, yang penting sehabis nonton kita punya sesuatu yang baru kita dapat dari film itu.

Komentar kalian setelah nonton film ini gimana? Selalu ingat untuk bookmark blog ini buat kalian yang pengen baca review film terlengkap sebelum nonton filmnya langsung!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: