The Imitation Game

Lagi-lagi gue nonton film dengan pengetahuan yang minim soal judulnya. Kebiasaan kalo ada film baru gue ga pernah sekalipun untuk intip sinopsis ataupun trailernya. Kecuali gue emang suka banget sama film itu.

Kali ini pengetahuan gue cuman sebatas tau kalo pemeran utamanya salah satu pemain favorit gue, Benedict Cumberbatch. Karna udah tau pas dia main di series Sherlock Holmes dan sempet juga jadi┬ácameo┬ádi film “Janggo Unchained”.

Cerita Singkat The Imitation Game

The Imitation Game nyeritain seorang ahli kode dari Cambridge, Alan Turing (Benedict Cumberbatch). Alan Turing adalah professor jenius yang punya latar belakang hidup yang kelam. Setting film ini di Inggris yang waktu itu sedang terjadi perang dunia ke 2 ngelawan Nazi Jerman.

Karna kejeniusannya, Alan direkrut ke dalam misi rahasia Inggris untuk mecahin kode pesan rahasia dari mesan pesan Enigma milik Jerman. Enigam adalah mesin yang diklaim Jerman sebagai salah satu yang paling mustahil untuk dipecahkan kodenya. Karna udah diseting sedemikian rupa biar ga diketahui sama musuh perang mereka.

Saking mustahilnya, kata Alan Turing ada 159 juta juta juta (iya jutanya 3 kali), kemungkinan kombinasi kode yang perlu dipecahkan. Kurang mustahil apalagi mesin ini? Udah jelas diluar batas kemampuan manusia biasa.

Karna ini lebih ke film biopik, jadi adegan laganya hampir ga ada sama sekali. Meskipun latar belakangnya perang dunia ke 2, tapi Alan ga terlibat langsung di medan perangnya. Jadi jangan mengharapkan ada adegan perang tembak-tembakan di film ini.

Meskipun minim adegan kekerasan namun bukan berarti film ini bisa ditonton sama anak kecil. Penggunaan bahasa yang cukup vulgar cenderung kasar adalah salah satu alasan kenapa film ini tidak cocok untuk ditonton anak-anak.

the imitation game
via 1843magazine.com

Ternyata Benedict Cumberbatch ga cuman jago meranin Sherlock Holmes doang. Tapi juga jadi seorang macam Alan Turing jago banget! Emang sih Turing sama Sherlock ga terlalu beda kehidupannya. Sama-sama kurang pergaulan. Bedanya kalo Sherlock kurang pergaulan masih tetep bisa bersosialisasi tapi kalo Turing justru tertutup banget.

Ditambah lagi harus meranin orang yang punya kelainan seksual tentu akan beda sensasinya. Kita bisa liat kemampuan akting Benedict diuji di film ini. Dan perjuangan semua kru film yang terlibat di The Imitation Game ga sia-sia. Karna film ini diganjar 39 penghargaan dari berbagai festival film Internasional.

Ga cuman itu, film ini juga dinominasikan ke 8 kategori Piala Oscar di Academy Award tahun 2016. Buat kalian yang suka sama film biopik, film yang satu ini jangan sampai terlewat untuk ditonton. Apalagi buat penggemarnya Benedict Cumberbatch, harus tau kalo dia jago meranin orang lain yang bukan Sherlock Holmes.

Selalu ingat untuk bookmark blog ini. Karna akan selalu ada review film terlengkap yang bisa kalian baca di sini setiap ada film baru yang bagus untuk ditonton! Jadikan blog ini sebagai salah satu blog favoritmu untuk dikunjungi. Dan kasih tau temen-temen untuk liat blog ini juga, ya! Makasih!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: