WIRO SABLENG: BAGUS GA?

Salah satu keunggulan film Wiro Sableng ini adalah banyaknya cameo kece yang ikutan memeriahkan. Yang paling menonjol tentu aja kemunculan pemeran Wiro Sableng “asli” alias Ken Ken di film ini. Dimana dan kapan dia muncul?

Sewaktu dikasih tau Wiro Sableng udah mau tayang, gue langsung excited banget. Gila udah lama banget ga liat pendekar favorit gue waktu kecil! Dulu tiap pulang sekolah pasti udah pantengin tv nontonin Wiro Sableng. Gaya kocaknya itu khas banget bikin keinget sampai sekarang.

vino g bastian

via wowkeren.com

Nah, bedanya Wiro Sableng kali ini dibuat dalam versi film. Tentu bakalan lebih singkat secara durasi tapi di masa kini efek dan teknologinya akan jadi lebih bagus. Meskipun zaman dulu udah bagus banget waktu itu.

Cerita berawal dari masa kecil Wiro yang kala itu masih bernama Wira, ayahnya Ranaweleng (Marcell Siahaan) dan ibunya Suci (Happy Salma) dibunuh secara keji oleh Mahesa Birawa (Yayan Ruhiyan) dihadapan Wira Aksana kecil. Wira hampir dibunuh oleh anak buah Mahesa, namun berhasil diselamatkan oleh Sinto Gendeng (Ruth Marini) yang kelak menjadi guru Wira.

Selama belasan tahun, Wira dididik oleh Sinto. Semua jurus yang ada pada Sinto sudah diturunkan kepada Wira hingga akhirnya dia “resmi” menerima nama baru: Wiro Sableng. Wiro diwarisi 2 hal, simbol angka 212 yang bermakna ketuhanan. Satu lagi adalah Kapak Naga Geni 212 yang merupakan senjata andalan Sinto Gendeng.

REVIEW WIRO SABLENG

Beberapa hal yang patut untuk disimak adalah gerakan-gerakan relaksasi Wira sewaktu diajari gerakan oleh Sinto Gendeng. Seandainya lebih luwes lagi gerakannya, itu pasti cantik banget diliatnya. Sayangnya menurut pengamatan gue gerakannya masih agak kaku.

Dari segi special effect lumayan, sih. Ada yang bilang CGI-nya masih keliatan kasar. Tapi ga sekasar film kelas “elang indosiar”. Yang penting gue jamin kalian ga akan ngeliat efek murahan. Udah bagus lah kalo buat film Indonesia.

Pendalaman karakter Wiro Sablengnya lumayan apik. Dari tujuan Wiro diajarin jadi pendekar itu untuk apa. Meskipun di zaman itu kepercayaan masih belum begitu melekat, tapi konsep ketuhanan yang diajarkan Sinto Gendeng menjelaskan bahwa sebetulnya mereka percaya terhadap adanya Tuhan, namun belum muncul agama.

wiro sableng

via duniaku.net

Awal mula kemunculan bela diri silat pun dijelaskan dengan apik melalui suara narator menyebutkan misteri munculnya pencak silat di Nusantara. Meskipun singkat, tapi cukup mewakili mengenai asal usul pencak silat itu sendiri.

Perlu dipahami, adaptasi komik ke sinetron dan sinetron ke film itu ga gampang. Apalagi kalo sinetronnya zaman baheula begitu. Sudah pasti akan ada perbedaan dari sisi teknologi, cerita dan sisi pemerannya juga.

Bicara soal pemeran, Vino lumayan sukses meranin Wiro Sableng. Meskipun banyak yang bilang dia masih kurang sableng. Untuk yang satu itu kita bisa memaklumi. Penonton pasti ngebandingin Vino G Bastian dengan Ken Ken (pemeran Wiro Sableng di sinetron). Menurut gue, Ken Ken pada saat itu sukses banget ngewakilin karakter Wiro yang sableng dan slengean begitu.

Sebagai penggemar film laga, aksi berantem di Wiro Sableng menurut gue kurang greget. Mungkin karena terbiasa ngeliat adegan perkelahian yang gerakannya cepat dan telak, film ini punya gerakan yang lambat dan kurang telak. Padahal stunt coreographer-nya Yayan Ruhiyan. Andai saja gerakannya cepat dan lebih telak, pasti akan lebih keren secara visual.

WIRO SABLENG BERTABUR CAMEO KECE

Salah satu keunggulan film Wiro Sableng ini adalah banyaknya cameo kece yang ikutan memeriahkan. Yang paling menonjol tentu aja kemunculan pemeran Wiro Sableng “asli” alias Ken Ken di film ini. Dimana dan kapan dia muncul? Nonton aja filmnya, ya!

Selain itu juga ada Bidadari Angin Timur (Marsha Timothy) yang muncul ngasih petunjuk buat Wiro. Mengejutkannya, istri Vino G Bastian ini punya adegan berkelahi sendiri, lho! Dan kalo boleh jujur gerakan berantemnya justru lebih luwes daripada Vino, loh!

marsha timothy, bidadari angin timur

via id.bookmyshow.com

Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarizi) juga bisa dibilang salah satu show stealer di Wiro Sableng. Dia memang bukan cameo, dia pemeran pendamping Wiro Sableng. Dia, Anggini dan Raramurni (Aghnini Haque) jadi pemberi warna diantara Wiro dan Tapak Sakti. Kelakuan kocak Bujang Gila Tapak Sakti yang slengean justru keliatan lebih “sableng” dari Wiro sendiri. Cara bicaranya ngingetin sama Babe Chabita, apalagi ngeliat badannya yang gendut kayak begitu.

Penampilan Anggini (Sherina) di film ini juga cukup memukau. Meskipun kadang menampilkan ekspresi bingung hampir disepanjang film. Gurunya Anggini, Pendekar Tuak (Andi /rif) juga kocak banget. Andi sukses meranin orang mabok persis kayak dia lagi manggung sama /rif! Wahahah..

WIRO SABLENG BAGUS GA?

Untuk ukuran film Indonesia, Wiro Sableng adalah salah satu film yang bagus. Meskipun masih belum bisa disamakan dengan The Raid 1 & 2. Intinya ga usah terlalu berharap banyak. Biar ga terlalu kecewa setelah keluar studionya. Apalagi kalo lebih dulu ngebandingin sama film-film luar negeri. Its a big no!

yayan ruhiyan, pendekar golongan hitam

via id.bookmyshow.com

Bandingkan ke sinetronnya aja. Pasti bakalan keliatan perbedaannya. Untuk film Indonesia, apalagi film laga yang perlu special effect, Wiro Sableng bisa jadi standar buat filmmaker lokal yang pengen bikin film ber-genre sejenis.

Bocoran dikit, kayaknya Wiro Sableng bakalan ada sekuelnya, deh! Ehehehe

* * *

Kalo ga pengen ketinggalan info review film terbaru yang lagi tayang di bioskop, langsung bookmark aja blog review film favoritmu, ya! Kasih tau ke temen-temen kalian juga kalo ada blog review film yang wajib mereka datangin sebelum mereka pengen nonton film di bioskop.

Gue sering minta vote sama followers di instagram untuk nentuin film apalagi yang selanjutnya akan gue review di blog ini. Silakan follow @radrambo

2 thoughts on “WIRO SABLENG: BAGUS GA?

    1. Iya kan? Yang penting mah udah ada yang memulai dulu.. ntar film-film lokal yang lain selanjutnya akan mengikuti dan harus bisa lebih baik daripada sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: