FAST FURIOUS: HOBBS AND SHAW

Hai semuanya! Apa kabar? Semoga selalu sehat!

Akhirnya bisa nge-review film lagi setelah sekian lama. Ada banyak banget film yang udah ditonton tapi terlewat karna kesibukan saya. Mohon maaf dan harap maklum, ya kawan-kawan. Semoga ga kzl dan malah ninggalin blog film favoritmu ini.

Oke udah cukup curhatnya, mari kita langsung bahas film yang baru saja saya tonton: Fast Furious Hoobs And Shaw.

Let’s go!

review film hobbs and shaw

via landmarkcinemas.com

Hobbs And Shaw adalah film spin off dari Fast Furious yang ga saya duga akan dibuatkan cerita khusus tentang mereka. Di film ini, Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Deckerd Shaw (Jason Statham) menjalani kehidupan mereka 2 tahun setelah Fast Furious 8 (2017).

Hobbs tinggal di New York yang panas sementara Shaw nyaman di kota London dengan hujan yang terus mengguyur setiap pagi. Mereka ga tau di antara kesibukan itu, ada seseorang yang sedang mencoba untuk merusak dunia dengan sebuah virus mematikan.

Mereka berdua akhirnya ditugaskan oleh FBI untuk menangkap orang yang diduga membawa lari virus ini dengan membunuh semua anggota timnya. Dialah seorang agen MI6 bernama Hattie (Vanessa Kirby) pelakunya. Hattie difitnah oleh Brixton Lore (Edris Elba), mantan agen MI6, yang bekerja untuk perusahaan teknologi ternama, Eteon.

Brixton yang menyebarkan info hoax bahwa Hattie yang berkhianat terhadap MI6 dan membawa kabur virus itu. Padahal sebenarnya… silakan ditonton sendiri, ya.

Dari sinopsis ini, saya harap teman-teman udah bisa menebak siapa yang antagonis dan siapa yang protagonisnya.

REVIEW FAST FURIOUS HOOBS AND SHAW

Saya rasa ini film pengobat rindu paling ampuh buat para penggemar franchise Fast Furious dimanapun berada. Karna masih berasa banget unsur-unsur Fast Furious-nya di Hobbs and Shaw ini. Konflik ceritanya pun saya pikir juga cukup kompleks ya. 2 karakter utama, Hobbs and Shaw ini punya konflik yang unik banget.

dwayne johnson, jason statham

via screencrush.com

Mereka keliatannya ga suka 1 sama lain, tapi sebetulnya saling membutuhkan. Ketika Hattie masuk, maka konfliknya semakin bertambah lagi. Apalagi ketika Brixton masuk, konfliknya jadi semakin rumit. Semakin rumit konfliknya, biasanya ceritanya semakin seru untuk disimak.

Ini yang terjadi di Fast Furious Hoobs and Shaw.

Jalan ceritanya lumayan enak dinikmati. Walaupun saya kurang suka karakter Brixton ini kurang digali latar belakangnya. Dan saya pengennya Hattie punya film sendiri nantinya, hahaha.. keren banget ini karakter kalo digali lagi kehidupannya. Sayangnya Hattie baru sekarang masuk ke Fast Furious.

Penggunaan teknologi yang semakin canggih juga salah satu jualannya Hoobs And Shaw ini. Terutama teknologi dari sisi karakter antagonisnya. Keliatan banget Fast Furious pengen pamer kalo mereka punya film yang ga cuman mengandalkan balapan doang, tapi juga peralatan dengan fitur-fitur futuristik.

Full Action

Di review yang lain, ada yang bilang kalo Hoobs And Shaw tidak menarik dari sisi action. Tapi kalo menurut saya justru sebaliknya. Film ini penuh dengan aksi bahkan hampir seluruh durasi film dibikin tegang karna adegan-adegannya. Terhitung beberapa kali saya menghela nafas karna capek dengan ketegangan yang intensitas yang cukup lama.

brixton lore, edris elba, fast furious

via whatyouneedtowatch.com

Sebagai penikmat film aksi, Hoobs and Shaw menurut saya salah satu yang terbaik. Walaupun masih banyak kekurangan. Terutama dari pemilihan soundtrack-nya. Terlihat sekali ingin punya kesan lucu. Seperti yang kita tau semua, di setiap film biasanya akan menyelipkan 1-2 lagu-lagu klasik di adegan tertentu. Tujuannya, biar adegan di film terlihat jadi lebih keren dan ada kesan retro-nya.

Nah, di Hoobs And Shaw saya perhatikan punya lagu klasik yang terlalu banyak. Mungkin ada sekitar 4 lagu yang dimasukkan ke dalam soundtrack mereka. Pengen terlihat retro, tapi yang dilawan adalah manusia super yang punya teknologi canggih.

Apakah Fast Furious Hoobs And Shaw Layak ditonton?

LAYAK BANGET!

vanessa kirby, hattie shaw, fast furious

Meskipun ada beberapa kekurangan, tapi bukan berarti film ini jelek, ya. Bagus banget malah. Apalagi dari kompleksitas jalan cerita yang disajikan. Saya suka. Untuk penggemar film laga, juga wajib banget nonton film ini. Karna di Hoobs And Shaw adegan aksinya dapat porsi sedikit lebih banyak daripada adegan kejar kejaran naik mobilnya.

Dan karena ini film 17+ harap tidak membawa anak kecil di bawah umur untuk menonton film Hoobs And Shaw ya teman-teman. Bijaklah memilih tontonan untuk anak kita biar mereka ga salah tonton film.

Ga pengen ketinggalan review film lainnya di blog review film favoritmu ini? Gampang banget caranya:

  1. Bookmark blog ini di hp/laptop kalian biar kalian bisa cek setiap saat.
  2. Ikuti akun media sosial gue di twitter @perangkaiabjad akun itu kalian ga cuma dapet pembaruan soal film aja, tapi juga berbagai macam hal lainnya. Insya allah diikuti balik.
  3. Ikuti akun media sosial gue lainnya di instagram @radhiann di situ feedsnya emang ga bagus, tapi kalian bisa ikuti voting yang biasa gue pos kalo mau ngereview film yang akan gue tonton selanjutnya. Biasanya di insta story.
  4. Berlangganan via surel untuk situs ini, kalian tinggal tulis aja email kalian di kolom yang tersedia. Nanti kalo ada tulisan review film terbaru, akan ada notifikasi ke surel kalian langsung! Keren ga tuh?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress SEO Plugin by SEOPressor
%d blogger menyukai ini: